Story Telling dalam Pembuatan Game - Belajar Menulis Cerita dari Kursus Raditya Dika

Aku baru aja membeli kursus menulis cerita dari kursus Raditya Dika. Di video pertama, diajarin cara untuk mencari ide melalui kegelisahan. Sebenernya aku pengen sharing juga isi nya, tapi karena ini kursus premium, ga etis kalau misalkan aku bahas materi nya.



Tapi, dari video itu aku modifikasi lagi untuk implementasi nya dalam pengembangan game. Aku membuat pertanyaan "Sebutkan kegelisahan yang ingin di sampaikan dari 3 game favoritmu".

Aku memilih 3 game dan mencoba untuk menganalisis kegelisahan dari ketiga game tersebut. Game yang ku pilih adalah GRIS, Celeste, dan Space for The Unbound. Aku memilih ketiga game tersebut karena game yang ku pilih ini merupakan game platformer terbaik yang ku tahu.

GRIS, Puzzle Platform terbaik.

Celeste, Precission Platformer terbaik.

Space for The Unbound, Narrative Platformer terbaik.

Sekali lagi, aku gabisa kasih jawaban kegelisahan yang di sampein di ketiga game tersebut karena ini hasil dari pembelajaran kursus premium dari bang Radit 😆.

Akhir Kata

Manja Studio kedepan nya akan fokus dalam pembuatan game platformer di game mobile. Untuk sekarang, masih belum tau arahnya mau kemana. Harus ada analisis lebih lanjut. Ada beberapa hipotesis:
  1. Precission Platformer tidak cocok untuk game mobile karena sulit untuk dimainkan, belum ada game yang sukses di mobile dengan genre ini.
  2. Terdapat banyak game puzzle platformer yang rilis di mobile. Ini bisa menjadi tanda kalau terdapat potensi dalam genre ini, tapi bisa juga menandakan kalau genre ini termasuk high competitive. Kalau potensi nya buruk, tentunya genre ini harus dihindari.
  3. Player Game Narrative lebih banyak menggunakan platform PC dibandingkan dengan mobile.
Mungkin harus ada riset sederhana untuk jawab hipotesis ini.

Post a Comment

0 Comments