Persiapan GAME SEED 2026 - Belajar Bikin Game 2D Platformer

Beberapa hari ini, aku belajar dari GDQuest. Aku mencoba untuk menguasai membuat game 2D Platformer. Aku merasa aku udah cukup jago dalam pemrograman game, tapi setelah aku belajar dari GDQuest, ternyata aku salah. Banyak hal yang masih belum aku ketahui selama ini. Padahal udah cukup lama bikin game 🤣.

Hari ini aku belajar mulai dari bikin kontrol karakter sederhana sampai yang cukup intermediate. Aku mendapatkan formula keren. Biasanya kalau kita bikin jump speed atau gravity kita akan membuat sebuah variable yang nanti nya akan kita gunakan untuk merubah velocity nya. Tapi dengan formula baru ini, kita bisa menentukan jump speed, jump gravity, bahkan fall gravity dengan height dan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai puncak. Ini rumus ajaib nya.

jump_speed = (2.0 * height) / time_to_peak

jump_gravity = (2.0 * height) / pow(time_to_peak, 2.0)

fall_gravity = (2.0 * height) / pow(time_to_ground, 2.0)

Dengan rumus ini, kita bisa menentukan kecepatan loncat dan jatuh dengan lebih akurat.

Diajarin juga untuk limit velocity nya supaya ga kecepetan kalau jatuh dari tempat tinggi.

velocity.y = minf(velocity.y, max_fall_speed)

Selain belajar koding, aku juga baru aja belajar gambar pemandangan hutan 🤣.

Sebagai programmer, tentunya kelemahan utama nya adalah menggambar.

Kurang lebih, ini hasilnya. lumayan lah untuk pemula wkwk.

Dan sekarang, aku juga lagi liat kursus nulis cerita di website nya bang Raditya Dika. Membuat sebuah game pastinya kita juga perlu bisa story telling.

Akhir Kata

Untuk mempersiapkan Game Seed 2026 yang tinggal beberapa hari lagi, aku akan fokus dalam teknis pembuatan game dulu dibandingkan marketing game. Mencakup 3 hal berikut.
1. Memperkuat pemahaman engine (godot engine) melalui tutorial GDQuest
2. Mempelajari dan melatih 2D Art dengan tools Krita.
3. Memahami Story Telling dari kursus Raditya Dika.

Comments